Terhubung dengan kami

Riders Story

Berwisata dan Riding Dual Purpose di Kawasan Gunung Halimun

mm

Diterbitkan

di

Melakukan sebuah perjalanan menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan bagi para pecinta kendaraan roda dua. Mencari lokasi-lokasi pedalaman yang menarik untuk bisa dijadikan tujuan menjadi kegiatan yang sangat mengasikkan untuk dihabiskan bersama sesama pecinta roda dua.

Tujuan kali ini diarahkan ke sebuah desa wisata yang terletak di Nanggung, Bogor. Desa wisata ini terletak di kaki gunung halimun yang dikenal akan keindahan dan keberagaman hayatinya. Tidak jauh dari ibukota perjalanan menuju desa wisata menawarkan hamparan keindahan perbukitan yang dipenuhi oleh hamparan kebun teh dan panorama alam yang sangat memanjakan mata. 

Desa Wisata Malasari, tujuan asik riding motor dual purpose 

Desa ini dikenal sebagai desa wisata Malasari. Desa wisata Malasari terletak di Nanggung, kabupaen bogor. Di dalam desa ini terdapat perkebunan teh Nirmala yang sangat sejuk dan juga hamparan perkebunannya sangat memanjakan mata. 

Perjalanan menuju desa wisata Malasari memakan waktu hampir empat jam lamanya. Meski terletak masih di kabupaten Bogor namun waktu tempuh untuk bisa tiba di desa wisata Malasari terbilang panjang. Terdapat dua akses untuk bisa masuk ke desa ini, yang pertama melalui Nanggung jalan Ace Tabrani. Jalur ini merupakan jalur utama yang diarahkan apabila menggunakan peta digital Red: Google Maps. Jalur kedua yang dapat dilalui ialah jalur perkebunan teh Cianten, Leuwiliang. 

Jalur keduanya di dominasi jalur bebatuan dan tanah. Akses dari jalur raya menuju desa wisata Malasari diawali melewati jalur perkampungan yang sudah diaspal sampai bertemu dengan gerbang wisata Desa Wisata Malasari. Mulai memasuki perbukitan dan perkebunan teh jalur berubah menjadi jalur bebatuan dan tanah yang licin sehingga harus berhati-hati saat dilalui. Perjalanan bebatuan dan tanah ini tidak kurang dari 20 km hingga bertemu desa Citalahab Sentral dimana menjadi desa yang menyediakan homestay untuk bermalam. 

Selama perjalanan akan ditemui lokasi hutan yang cukup lebat dikanan dan dikiri jalan serta hamparan perkebunan teh Nirmala yang masih aktif hingga saat ini. Jalur hutan yang dilalui ialah lokasi latihan para anggota brimob dan tentara. 

Berbeda dengan jalur Nanggung, jalur Cianten bisa dibilang lebih ringan karena jalur bebatuan yang dilewati lebih pendek dibandingkan dengan jalur Nanggung. Untuk mencapai desa Citalahab Sentral setidaknya dari desa Pandan Wangi bisa dicapai kurang lebih satu jam perjalanan melalui jalur bebatuan dan tanah. Jarak yang ditempuh lebih pendek yaitu kurang dari 15 km jalur bebatuan dan tanah. 

Melalui jalur ini, perjalanan akan melewati perkebunan teh Cianten dominasi oleh jalur keluar masuk kampung dan perkebunan teh. Setelah memasuki jalur perkampungan akan bertemu pertigaan Cipeteuy lalu berbelok kanan untuk masuk ke arah desa Pandan Wangi desa terakhir sebelum memasuki kawasan hutan gunung Halimun.

Motor Dual Purpose, libas jalur berbatu di kawasan gunung Halimun 

Semua jenis kendaraan roda dua dapat melalui jalur ini, termasuk jenis matik dan bebek. Tidak sedikit warga lokal dan pengunjung yang kerap menggunakan motor matik dan bebek masuk ke kawasan ini. Meskipun dapat dilalui namun perlu ekstra kehati-hatian dalam menggunakan jenis kendaraan ini. 

Rekomendasi motor trail ataupun dual purpose sesungguhnya lebih disarankan menuju kawasan ini. Mempertimbangkan kondisi jalur yang dilalui dan jarak ketinggian motor ke tanah menjadi alasan utama menggunakan motor dual purpose dan trail. 

Menggunakan kendaraan dual purpose akan lebih menghemat waktu, karena kendaraan ini sudah siap untuk digunakan dalam berbagai medan termasuk jalur bebatuan seperti di kawasan Malasari. 

Menikmati keindahan alam gunung Halimun

Banyak hal yang bisa dilakukan selama berwisata di desa wisata Malasari. Selain menikmati keindahan panorama alam yang disajikan dapat juga menikmati dinginnya air terjun serta flora dan fauna asli yang berada di gunung Halimun. Bila beruntung masih dapat melihat langsung hewan-hewan yang dilindungi seperti Owa Jawa dan Elang Jawa yang kerap menampakkan diri dari hutan-hutan. 

Di dalam kawasan ini juga terdapat Cikaniki Research Station yang merupakan tempat riset para ilmuwan mengenai flora dan fauna di gunung Halimun. Tidak hanya berwisata mendapat sensasi berkendara, tapi juga sisi edukasi yang di dapat menambah pengetahuan kita tentang kondisi alam di Indonesia. 

Sudah siap untuk berlibur dan beradventure? 

Lanjutkan Membaca
Beri Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending